Menu

Dark Mode
Nuzulul Quran dan Cara Orang Jawa Memaknai Wahyu dalam Kehidupan Data dan Ajaran Moral dalam Manuskrip Jawa Tentang Perang Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Mekanisme dan Penjelasan Resmi Mobil Pajak Keliling PBB Hadir di Singosaren, Warga Imogiri Kini Bayar Pajak Lebih Mudah Kolaborasi Presisi Polda DIY Perkuat Keamanan dan Higienitas Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta Rakerda HILLSI DIY 2026 Digelar di Sleman, Siapkan Portal Data Center untuk Dongkrak Kualitas SDM

Berita Unggulan

Kemenag Siapkan Desain Layanan Keagamaan untuk Gen Z dan Alpha, dari Musik hingga Olahraga

badge-check


					Kemenag reformulasi layanan keagamaan untuk Gen Z dan Alpha melalui musik, film, olahraga, dan konten digital agar dakwah lebih relevan dan mudah diterima. Foto: kemenag.go.id Perbesar

Kemenag reformulasi layanan keagamaan untuk Gen Z dan Alpha melalui musik, film, olahraga, dan konten digital agar dakwah lebih relevan dan mudah diterima. Foto: kemenag.go.id

Bandung, updatemerapi.com — Kementerian Agama tengah menyiapkan reformulasi layanan keagamaan untuk menjangkau Generasi Z dan Alpha. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pesan keagamaan tetap relevan di tengah perubahan pola interaksi dan budaya digital generasi muda.

Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa generasi muda tumbuh dalam lingkungan serba visual, cepat, dan populer. Karena itu, layanan keagamaan harus hadir di ruang-ruang yang mereka akrabi. “Generasi Z dan Alpha hidup dalam budaya digital dan populer. Layanan keagamaan harus hadir di ruang itu agar pesan Islam relevan dan mudah diterima,” ujar Abu dalam forum di Bandung, Minggu (7/12/2025).

Menurutnya, pemerintah perlu menata ulang metode dakwah agar lebih kreatif dan mampu bersaing dengan arus informasi yang begitu cepat. Musik, film, olahraga, hingga konten digital kini dipandang sebagai media yang efektif untuk menyampaikan pesan keagamaan dengan cara yang ramah dan mudah dipahami generasi muda.

“Karena itu, kami mendorong desain program Penerangan Agama Islam 2025–2026 agar lebih kreatif, terbuka, dan melibatkan ruang publik, seperti festival musik Islami, kompetisi film pendek, hingga ajang olahraga,” tambahnya.

Abu menegaskan bahwa pendekatan dakwah generasi sebelumnya tidak lagi relevan. Aparatur Kemenag perlu memahami pola pikir generasi baru yang tumbuh dalam ekosistem digital. Ia juga menyoroti pentingnya layanan keagamaan yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menyebut penyuluh agama sebagai ujung tombak dalam layanan dasar keagamaan, seperti penanganan jenazah, khotbah Jumat, respons bencana, hingga pembinaan bagi warga yang belum dapat membaca Al-Qur’an. “Penyuluh adalah wajah negara yang memastikan layanan keagamaan berjalan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, melaporkan bahwa hampir seluruh target kuantitatif tahun 2025 telah tercapai. Namun ia mengingatkan bahwa evaluasi kinerja tidak boleh berhenti pada angka. “Yang penting adalah kualitas layanan dan kebermanfaatannya bagi masyarakat,” ujarnya.

Zayadi menilai forum kerja sama di Bandung menjadi momentum untuk memastikan kesinambungan program menuju 2026 sekaligus refleksi bagi aparatur dalam memperkuat integritas dan kolaborasi. Ia menegaskan bahwa aparatur memiliki peran strategis dalam merespons isu layanan keagamaan, termasuk saat terjadi bencana.

“Integritas kuat akan melahirkan sinergi hebat. Itu fondasi kita,” kata Zayadi.

Transformasi layanan keagamaan yang dirancang Bimas Islam diharapkan memperluas jangkauan layanan publik sekaligus memastikan nilai-nilai Islam yang moderat, inklusif, dan sesuai kebutuhan generasi masa depan.

Sumber; kemenag.go.id

Read More

Nuzulul Quran dan Cara Orang Jawa Memaknai Wahyu dalam Kehidupan

8 March 2026 - 02:35 WIB

Data dan Ajaran Moral dalam Manuskrip Jawa Tentang Perang

7 March 2026 - 09:53 WIB

Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Mekanisme dan Penjelasan Resmi

6 March 2026 - 06:36 WIB

Dari Rekan Bisnis Jadi Tersangka, Duduk Perkara Sengketa Merek HMI

25 February 2026 - 12:57 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, PRIMA DMI Kota Yogyakarta dan BAZNAS Gelar Bootcamp Dakwah Digital

16 February 2026 - 03:34 WIB

Trending on Berita Unggulan