Menu

Dark Mode
Nuzulul Quran dan Cara Orang Jawa Memaknai Wahyu dalam Kehidupan Data dan Ajaran Moral dalam Manuskrip Jawa Tentang Perang Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Mekanisme dan Penjelasan Resmi Mobil Pajak Keliling PBB Hadir di Singosaren, Warga Imogiri Kini Bayar Pajak Lebih Mudah Kolaborasi Presisi Polda DIY Perkuat Keamanan dan Higienitas Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta Rakerda HILLSI DIY 2026 Digelar di Sleman, Siapkan Portal Data Center untuk Dongkrak Kualitas SDM

Berita Unggulan

Jelang Nataru 2025/2026, BPH Migas Perkuat Distribusi dan Pasokan BBM di Jawa Barat

badge-check


					Jelang Nataru 2025/2026, BPH Migas memperkuat koordinasi untuk memastikan pasokan dan distribusi BBM di Jawa Barat tetap aman dan lancar. Foto: infopublik.id Perbesar

Jelang Nataru 2025/2026, BPH Migas memperkuat koordinasi untuk memastikan pasokan dan distribusi BBM di Jawa Barat tetap aman dan lancar. Foto: infopublik.id

Updatemerapi.com – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran penyediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Jawa Barat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, mengatakan koordinasi dilakukan bersama instansi terkait, termasuk PT Pertamina Patra Niaga. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan skema distribusi Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) sebagai upaya mitigasi risiko gangguan pasokan.

“BPH Migas berkoordinasi dengan pemangku kepentingan seperti PT Pertamina Patra Niaga untuk memastikan penyediaan BBM aman. Skema RAE disiapkan agar distribusi tetap berjalan lancar, terutama di daerah rawan bencana di Jawa Barat,” ujar Fathul dalam keterangan resmi, Sabtu (13/12/2025).

Jawa Barat menjadi salah satu wilayah strategis karena tingginya mobilitas masyarakat serta banyaknya destinasi wisata favorit, terutama pada periode libur akhir tahun. Berdasarkan hasil koordinasi, kondisi stok dan distribusi BBM di wilayah tersebut dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

Selain BBM, penyaluran gas bumi melalui jaringan pipa, termasuk jaringan gas rumah tangga (jargas), juga dilaporkan berjalan normal tanpa kendala berarti.

Fathul menambahkan, penerapan skema RAE sangat penting mengingat karakteristik geografis Indonesia yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Antisipasi dini dinilai krusial untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses energi.

“Skema distribusi RAE berfungsi menjaga ketersediaan BBM agar tetap terjamin. Kita harus memastikan skema ini berjalan optimal sehingga kebutuhan energi masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi dapat terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Dony Maryadi Oekon, menyampaikan proyeksi peningkatan kebutuhan energi selama periode Natal dan Tahun Baru. Sekitar 119,5 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan, dengan Pulau Jawa menjadi salah satu pusat pergerakan terbesar.

“Komisi XII DPR RI ingin memastikan kecukupan stok BBM dan LPG di Jawa Barat selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan pemaparan yang kami terima, pasokan energi di Jawa Barat berada dalam kondisi aman,” ujarnya.

Dony juga mengapresiasi langkah dan koordinasi yang dilakukan BPH Migas bersama para pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran distribusi energi selama periode libur akhir tahun.

Sumber: infopublik.id

Read More

Nuzulul Quran dan Cara Orang Jawa Memaknai Wahyu dalam Kehidupan

8 March 2026 - 02:35 WIB

Data dan Ajaran Moral dalam Manuskrip Jawa Tentang Perang

7 March 2026 - 09:53 WIB

Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Mekanisme dan Penjelasan Resmi

6 March 2026 - 06:36 WIB

Dari Rekan Bisnis Jadi Tersangka, Duduk Perkara Sengketa Merek HMI

25 February 2026 - 12:57 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, PRIMA DMI Kota Yogyakarta dan BAZNAS Gelar Bootcamp Dakwah Digital

16 February 2026 - 03:34 WIB

Trending on Berita Unggulan