Menu

Dark Mode
Nuzulul Quran dan Cara Orang Jawa Memaknai Wahyu dalam Kehidupan Data dan Ajaran Moral dalam Manuskrip Jawa Tentang Perang Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Mekanisme dan Penjelasan Resmi Mobil Pajak Keliling PBB Hadir di Singosaren, Warga Imogiri Kini Bayar Pajak Lebih Mudah Kolaborasi Presisi Polda DIY Perkuat Keamanan dan Higienitas Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta Rakerda HILLSI DIY 2026 Digelar di Sleman, Siapkan Portal Data Center untuk Dongkrak Kualitas SDM

Berita Unggulan

Bupati Sleman Buka Festival WASH, Dorong Pemenuhan Air Bersih di Pesantren

badge-check


					Bupati Sleman membuka Festival WASH di Pesantren Wahid Hasyim untuk memperluas akses air bersih dan sanitasi. Program ini didukung Danone dan pemerintah. Perbesar

Bupati Sleman membuka Festival WASH di Pesantren Wahid Hasyim untuk memperluas akses air bersih dan sanitasi. Program ini didukung Danone dan pemerintah.

SLEMAN, updatemerapi.com – Bupati Sleman Harda Kiswaya membuka Festival WASH (Water, Sanitation and Hygiene) yang digelar di Ahmad Syafi’i Academy Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Sabtu (6/12). Festival ini bertujuan memperkuat upaya penyediaan air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak, terutama di lingkungan pesantren.

Program WASH merupakan inisiatif Danone Indonesia yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah Kabupaten Sleman, Water.org, serta Pondok Pesantren Wahid Hasyim. Inisiatif ini telah diterapkan di sejumlah daerah, termasuk di DIY, untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih dan sanitasi yang memadai.

Dalam sambutannya, Harda menyampaikan apresiasi dan menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap program tersebut. Ia menyebut bahwa ketersediaan air minum aman dan sanitasi layak masih menjadi prioritas pembangunan di Sleman.

“Program ini sejalan dengan upaya kami memperluas cakupan layanan air bersih, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta memastikan fasilitas sanitasi yang memadai untuk seluruh masyarakat,” kata Harda.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pesantren dalam memperkuat edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurutnya, santri berpotensi menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan praktik hidup bersih ke masyarakat sekitar.

Sementara itu, Senior Director Public Affairs & Sustainability Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan akses air bersih dan sanitasi, terutama di pesantren yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

“Kami ingin berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Banyak pesantren yang belum memiliki akses air minum aman dan sanitasi baik. Melalui festival ini, kami berharap manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak pesantren,” ujar Karyanto.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Danone Indonesia menyerahkan secara simbolis bantuan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) kepada pimpinan Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Muhammad Nur Wachid.

Read More

Nuzulul Quran dan Cara Orang Jawa Memaknai Wahyu dalam Kehidupan

8 March 2026 - 02:35 WIB

Data dan Ajaran Moral dalam Manuskrip Jawa Tentang Perang

7 March 2026 - 09:53 WIB

Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Mekanisme dan Penjelasan Resmi

6 March 2026 - 06:36 WIB

Dari Rekan Bisnis Jadi Tersangka, Duduk Perkara Sengketa Merek HMI

25 February 2026 - 12:57 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, PRIMA DMI Kota Yogyakarta dan BAZNAS Gelar Bootcamp Dakwah Digital

16 February 2026 - 03:34 WIB

Trending on Berita Unggulan