Menu

Dark Mode
Nuzulul Quran dan Cara Orang Jawa Memaknai Wahyu dalam Kehidupan Data dan Ajaran Moral dalam Manuskrip Jawa Tentang Perang Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Mekanisme dan Penjelasan Resmi Mobil Pajak Keliling PBB Hadir di Singosaren, Warga Imogiri Kini Bayar Pajak Lebih Mudah Kolaborasi Presisi Polda DIY Perkuat Keamanan dan Higienitas Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta Rakerda HILLSI DIY 2026 Digelar di Sleman, Siapkan Portal Data Center untuk Dongkrak Kualitas SDM

Berita Unggulan

Warga Lumajang Bongkar Warung di Zona Rawan Semeru Demi Mitigasi Bencana

badge-check


					Warga Lumajang membongkar warung di zona rawan Semeru demi mitigasi bencana, didampingi BBJN dan Perhutani untuk menjaga keamanan kawasan. Foto: infopublik.id Perbesar

Warga Lumajang membongkar warung di zona rawan Semeru demi mitigasi bencana, didampingi BBJN dan Perhutani untuk menjaga keamanan kawasan. Foto: infopublik.id

LUMAJANG, updatemerapi.com — Sejumlah warga yang memiliki warung di kawasan rawan bencana Gunung Semeru memilih membongkar bangunan mereka secara mandiri. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menyebut langkah ini sebagai bentuk meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan diri dan lingkungan.

Pembongkaran dilakukan pada Kamis (27/11/2025) di wilayah Kabupaten Lumajang. Menurut Isnugroho, tindakan warga tersebut berperan penting dalam strategi mitigasi bencana karena dapat memperlancar jalur evakuasi dan menjaga keamanan kawasan jika terjadi erupsi maupun ancaman bencana lainnya.

Proses pembongkaran turut didampingi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBJN) Provinsi Jawa Timur dan Perhutani. Pendampingan ini merupakan bagian dari penertiban pedagang kaki lima (PKL) serta bangunan yang berdiri di zona rawan bencana.

Isnugroho menegaskan bahwa seluruh langkah dilakukan secara aman dan terukur sesuai standar penanggulangan risiko bencana. Ia mengapresiasi inisiatif warga yang dinilai mampu mempercepat pengurangan risiko dan mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga kawasan agar tetap tertib dan aman.

“Partisipasi aktif masyarakat menjadi pilar utama dalam menjaga keselamatan bersama. Inisiatif seperti ini menyelamatkan nyawa dan mengurangi kerugian saat bencana terjadi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembongkaran mandiri akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan pendampingan resmi instansi terkait untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif dan sesuai ketentuan.

Langkah ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kawasan sekitar Semeru yang lebih siap dan berdaya tahan terhadap potensi ancaman alam.

Sumber: infopublik.id

Read More

Nuzulul Quran dan Cara Orang Jawa Memaknai Wahyu dalam Kehidupan

8 March 2026 - 02:35 WIB

Data dan Ajaran Moral dalam Manuskrip Jawa Tentang Perang

7 March 2026 - 09:53 WIB

Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan? Ini Mekanisme dan Penjelasan Resmi

6 March 2026 - 06:36 WIB

Dari Rekan Bisnis Jadi Tersangka, Duduk Perkara Sengketa Merek HMI

25 February 2026 - 12:57 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, PRIMA DMI Kota Yogyakarta dan BAZNAS Gelar Bootcamp Dakwah Digital

16 February 2026 - 03:34 WIB

Trending on Berita Unggulan